^_^(JANGAN LUPA FOLLOW IG: yogiseptian_11)*_* { FARMAKOGNOSI }

Kamis, 04 Januari 2018

SIMPLISIA BULBUS

 PENGERTIAN  BULBUS
bulbus atau umbi lapis adalah bagian batang dibawah permukaan tanah, sangat pendek dengan daun-daun berbentuk sisik. di ujung bawah bulbus (bonggol), tumbuh akar, sedangkan di ujung atas bulbus, tumbuh batang.


ALII SATIVI BULBUS





Nama lain                              : Bawang Putih 

Nama tanaman asal             : Allium sativum  

Keluarga                                 : Liliaceae 

Zat berkhasiat utama          : Minyak atsiri yang mengandung; dialildisulfida 60% alilpropil                                                       disulfida 6%, alliin 
Penggunaan                          :Antikolesterol, hipertensi, penyakit jantung 

Pemerian                               :Bau khas, rasa agak pedas 

Bagian yang digunakan      : Umbi lapis 


Keterangan Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Selasa, 21 Februari 2017

FARMAKOGNOSI

Pengertian Farmakognosi

Kata Farmakognosi berasal dari dua perkataan Yunani yaitu Pharmakon yang berarti obat dan gnosis yang berarti ilmu atau pengetahuan.

Hasil gambar untuk farmakognosi 

Jadi farmakognosi berarti pengetahuan tentang obat, di Indonesia farmakognosi dikhususkan ilmu yang mempelajari tentang obat dari bahan nabati, hewani dan mineral.
Farmakognosi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tanaman atau hewan yang dapat digunakan sebagai obat alami yang telah melewati berbagai macam uji seperti uji farmakodinamik, uji toksikologi dan uji biofarmasetika.
Farmakognosi adalah sebagai bagian biofarmasi, biokimia dan kimia sintesa, sehingga ruang lingkupnya menjadi luas seperti yang diuraikan dalam definisi Fluckiger. Sedangkan di Indonesia saat ini untuk praktikum Farmakognosi hanya meliputi segi pengamatan makroskopis, mikroskopis dan organoleptis yang seharusnya juga mencakup indentifikasi, isolasi dan pemurnian setiap zat yang terkandung dalam simplisia dan bila perlu penyelidikan dilanjutkan ke arah sintesa. Sebagai contoh Chloramphenicol dapat dibuat secara sintesa total, yang sebelumnya hanya dapat diperoleh dari biakkan cendawan Streptomyces venezuela.
Alam memberikan kepada kita bahan alam darat dan laut berupa tumbuhan, hewan dan mineral yang jika diadakan identifikasi dan menentukan sistematikanya, maka diperoleh bahan alam berkhasiat obat. Jika bahan alam yang berkhasiat obat ini dikoleksi, dikeringkan, diolah, diawetkan dan disimpan, akan diperoleh bahan yang siap pakai atau yang disebut dengan simplisia, disinilah keterkaitannya dengan farmakognosi.
Beberapa istilah dalam pelajaran farmakognosi antara lain:
Simplisia : adalah bahan alamiah yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga, kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang telah dikeringkan.
Simplisia nabati : adalah simplisia berupa tanaman utuh, bagian tanaman atau eksudat tanaman.
Eksudat tanaman : Adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau isi sel dengan cara tertentu dikeluarkan dari selnya, atau zat-zat nabati lainnya yang dengan cara tertentu dipisahkan dari tanamannya dan belum berupa zat kimia murni.
Simplisia hewani : adalah simplisia yang berupa hewan utuh, bagian hewan atau zat-zat yang berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni.
Simplisia mineral : adalah simplisia yang berupa mineral (pelikan) yang belum diolah atau dioleh dengan cara sederhana dan belum berupa zat kimia murni.
Alkaloida : adalah suatu basa organik yang mengandung unsur Nitrogen (N) pada umumnya berasal dari tanaman , yang mempunyai efek fisiologis kuat/keras terhadap manusia.
Glikosida : adalah suatu zat yang oleh enzim tertentu akan terurai menjadi satu macam gula serta satu atau lebih bukan zat gula. Contohnya amigdalin, oleh enzim emulsin akan terurai menjadi glukosa + benzaldehida + asam sianida.
Enzim : Adalah suatu biokatalisator yaitu senyawa atau zat yang berfungsi mempercepat reaksi biokimia / metabolisme dalam tubuh organisme.
Vitamin : adalah suatu zat yang dalam jumlah sedikit sekali diperlukan oleh tubuh manusia untuk membentuk metabolisme tubuh. Tubuh manusia sendiri tidak dapat memproduksi vitamin.
Hormon : adalah suatu zat yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin yang mampengaruhi faal, tubuh dan mempengaruhi besar bentuk tubuh.

Pemerian : Adalah uraian tentang bentuk, bau, rasa, warna simplisia, jadi merupakan informasi yang diperlukan pada pengamatan terhadap simplisia nabati yang berupa bagian tanaman (kulit, daun, akar, dan sebagainya)

SIMPLISIA RADIX



CATHARANTHI RADIX





Nama lain                   : Akar tapak dara
Nama tanaman asal     Catharanthus roseus (L), Vinca rosae
Keluarga                     : Apocynaceae
Zat berkhasiat             : alkaloida, ajmalisin, serpentins, yohimbin,tetrahidroalstonin
Kegunaan                    : Sebagai peluruh kemih (emenagoga) dan obat diabetes
Pemerian                     : Tidak berbau, rasa pahit
Bagian yg digunakan  : Akar
Waktu panen               : -

DERRIDIS RADIX





Nama lain                   : akar tuba 
Nama tanaman asal     Derris eliptica
Keluarga                     : Papilionaceae
Zat berkhasiat             : Rotenon
Kegunaan                    : Sebagai racun pana, racun ikan, skabicid, insektesida
Pemerian                     : Bau aromatic lemah , rasa agak pahit
Bagian yg digunakan  : Akar dan potongan akar tinggal
Waktu panen               : -


ELEPHANTOPI RADIX






Nama lain                   : Akar tapak leman
Nama tanaman asal     Elephantopus
Keluarga                     : Asteraceae
Zat berkhasiat             : Flavonoid glucosidal
Kegunaan                    : Anti demam
Pemerian                    : Tidak berbau, rasa pahit
Bagian yg digunakan   : Akar
Waktu panen               : -

EURYCOMAE RADIX



Nama lain                   : Akar pasak bumi
Nama tanaman asal    Eurrycoma longifolia (Jack)
Keluarga                     : Simarubeceae
Zat berkhasiat             : Eurikomolakton, amaraloid.
Kegunaan                    : Sebagai deuretic dan antipiretik
Pemerian                     : Tidak berbau, mula mula tdk berasa dan lama lama jadi pahit
Bagian yg digunakan  : Akar 
Waktu panen               : -

GLYCYRRHIZAE RADIX





Nama lain                    : Akar manis
Nama tanaman asal     Glycyrrhiza  glabra varietas tyipical ,Glycyrrhiza glabra glandulifera
Keluarga                     : Papilonaceae
Zat berkhasiat             : gliserin dengan kadar 5-10% : garam K dan Ca dari asam glisirizat 
                                      (zat ini 50x lebih manis dari pada tebu), pati , gula, asparagin dan 
                                      kadar zat yang larut  adalah 20%  
Kegunaan                    : Antitusive
Pemerian                     : bau khas lemah , rasa manies
Bagian yg digunakan  : Akar 
Waktu panen               : 3 tahu

SIMPLISIA CORMUS

                                                                                                                     Pengertian Cormus
  
Subang (Cormus) yaitu batang pendek yang tebal dan membengkak yang berada didalam tanah.   Ruas dan buku masih jelas terlihat. Cormus (Umbi batang) Umbi batang yangmembengkak danmemadat sertamengandung cadangan makanan.Pada dasar cormus terdapat lubang tempat tumbuhnya akar, sedangkan dibagian atas(ujungnya) teRdapat tunas atau mata. Nama Latin Tanaman Asal Colchicum autumnale Nama Umum Daun umbi colchici Keluarga LiliaceaeColchici CoRmus. Umbi segar berwarna coklat diluaR dan kuning di dalam mengandung pati.. PemeRian Tidak beRbau, Rasa pahit dan beRgetiR.. Bagian yang digunakan Daum UmbiColchicum autumnale Penyimpanan Dalam wadah teRtutup baik. Contoh Gladiolus dandavensis.
 Zat berkhasiat utama Alkaloida tidak kuRang daRi 0,25% dan kolkisina Khasiat/Kegunaan AntiReumatik, Daun Umbi Kolkiksi


COLCHICI CORMUS





Nama lain : Daun umbi colchici 

Nama tanaman asal : Colchicum autumnale 

Keluarga : Liliaceae 

Zat berkhasiat utama : Alkaloida ; kolkisina
Penggunaan : 
Antireumatik 

Pemerian : Tidak berbau, rasa pahit dan bergetir 

Bagian yang digunakan : Daun umbi 
Keterangan : Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

SIMPLISIA CAULIS

                                                              Pengertian Caulis
 
Caulis Batang merupakan bagian tubuhtumbuhan yang amat penting dan mengingat tempat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. Batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan.
 
 

TINOSPORAE CAULIS

 

 
Nama lain : Bratawali 

Nama tanaman asal : Tinospora tuberculata, Tinospora rumphii, Tinospora crispa, Tinospora cardifolia 

Keluarga : Menispermaceae 

Zat berkhasiat utama : Pati glukosida pikroterasida, alkaloid barberin dan palmatin, harsa, zat pahit pikroretin 
Penggunaan : 
Obat demam, tonikum, antidiabetes 

Pemerian : Bau lemah, rasa sangat pahit 

Bagian yang digunakan : Batang dan kulit batang 


Keterangan Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

SIMPLISIA TUBER

 Pengertian Tuber
 
Umbi batang (Tuber),yaitu batang dibawah permukaan tanah yang juga menebal,namun tidak berdaun sisik,permukaan seringkali tampak licin,buku-buku batang dan ruas-ruasnya tidak jelas.karena tidak adanya sisa daun,seringkali dinamakan umbi telanjang (tuber nodus). Umbi akar (tuberous root) merupakan umbi yang terbentuk dari modifikasi akar. 
 
 

MERREMIAE TUBER



Nama lain : Bidara Upas 
Nama tanaman asal : Merremia mammosa 
Keluarga : Convolvulaceae 
Zat berkhasiat utama : Damar, zat pahit, pati 
Penggunaan : 
Ekspektoransia, antiseptika (obat kumur) 
Pemerian : Bau lemah, rasa tajam dan pahit 
Bagian yang digunakan : Irisan-irisan umbi akar 

Senin, 20 Februari 2017

SIMPLISIA HERBA

  Pengertian Herba

Herba atau Herbal ialah tanaman yang bermanfaat sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Hampir seluruh bagian dari tanaman dapat dimanfaatkan sebagai herba seperti daun, buah, batang dan akar. Pada saat ini sebutan herba ditujukan kepada tanaman yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan atau terapeutik.

STRAMONII   HERBA





 Nama lain: Herba stramonii
Nama tanaman asal:    Datura stramonium , Datura stramonium varietas tatula
Keluarga:   Solanaceae
Bagian yang digunakan :  Daun dan pucuk berbunga
 Zat berkhasiat utama / isi:    Terutama daturin (hiosiamina), skopolamina
 Pemerian:    Bau tidak enak, rasa pahit
 Penggunaan:    Sesak nafas, nyeri, nyeri haid, parkinsonisme
Persyaratan kadar : Hiosiamina tidak kurang dari 0,25 %
Penyimpanan:    Dalam wadah tertutup baik
 Jenis – jenis :
a.       Datura stramonium berbunga putih
b.      Datura stramonium varietas tatula, berbunga merah ungu (urat daun dan batangnya ungu ),  biji-biji lebih tinggi kadar alkaloidanya, tetapi berhubung berisi minyak lemak maka sukar disari untuk dibuat sediaan yang stabil


PHYLLANTHI   HERBA







Nama lain : Meniran
Nama tanaman asal : Phyllanthus niruri (L)
Keluarga : Euphorbiaceae
Bagian yang digunakan : Semua bagian diatas tanah
Zat berkhasiat utama / isi : Zat pahit filantin, damar, mineral, zat penyamak
 Pemerian : Bau aromatik , rasa pahit
 Penggunaan : Diuretika
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


MENTHAE   PIPERITAE   HERBA



Nama lain : Herba pepermin
Nama tanaman asal : Mentha piperita (L)
Keluarga : Lamiaceae
Bagian yang digunakan : Daun dan pucuk berbunga
Cara Panen:    

    1. Terna dipanen dengan cara memotong bagian tanaman dengan sabit atau gunting setek + 20 cm dari permukaan tanah, pada umur sekitar 3-4 bulan dilakukan pada saat tanaman berbunga 50-70% dari jumlah populasi tanaman.
    2. Bekas potongan batang akan mulai tumbuh, dan berkembang 3-4 bulan siap dipanen kembali.
    3. Panen dilakukan pada pagi hari pukul (08.00-10.00) saat udara cerah, agar tidak ada embun yang menempel pada daun yang menyebabkan daun/terna cepat busuk yang akan mempengaruhi aroma minyak
    4. Di Indonesia panen dilakukan 2 kali setahun. Di daerah asalnya panen bisa dilakukan sampai 3 kali setahun, hal ini karena irigasi yang teratur.
Zat berkhasiat utama / isi : Minyak atsiri yang mngandung mentol, metil asetat  dan menton
Pemerian : Bau khas aromatis, rasa pedas dan sejuk
Penggunaan : Karminativa
Sediaan : Oleum Menthae Piperitae (FI)
Penyimpana: Dalam wadah tertutup baik